BEST OFFER EVER

Fee Buy-Sell: 0,15%-0,25% sampai dengan 0,08%-0,18% minimum deposit 10 JUTA RUPIAH

20100416

Market Outlook 16 April 2010

eTrading’s Market Flash  
Þ        US : Dow Jones Industrial Average +0.2%
News Highlight   
Economic & Industrial News  
Þ        Automotive: Pasar Kendaraan Niaga Melonjak 70%
Þ        Economic: Indonesia butuh investasi Rp1.998 triliun
Þ        Economic: DPR Minta Tax Ratio Ditingkatkan Jadi 13% PDB
Þ        Economic: Cari Rp 5 triliun, 4 seri SUN akan dilelang
Þ        Property: Harga Rumah Berpotensi Melonjak
Corporate News
Þ        ANTM: Anggarkan US$148,5 Juta Bangun Pabrik Smelter Bauksit
Þ        CPRO: Perbankan Menghentikan Kredit
Þ        FREN: Utang Mobile-8 Diubah ke Saham
Þ        BKSL: Sentul City Bangun Wisata Noah's Ark
Þ        JPRS: Cetak Lonjakan Laba Bersih 15.089%
Þ        BEKS: Ingin Batalkan Rights Issue
Þ        GDST: Gunawan Dianjaya Catat Laba Rp 40 Miliar
Þ        PTRO: Raih Pinjaman $140 Juta
Þ        LPCK: Go Green Dorong Penjualan Lippo Cikarang
Rumours
Þ        Saham PT Triwira InsanLestari Tbk (TRIL) diisukan akan digoreng bandar ke level Rp200 dalam waktu dekat. Perseroan dikabarkan akan mengakusisi blok migas di Sumatera. Selain itu, investor asing juga dirumorkan ingin menambah kepemilikan saham Triwira. (Investor/nlt)
Þ        PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dirumorkan akan menerbitkan obligasi global senilai US$500 juta. Perseroan kini memasuki pengembangan tahap II lahan seluas 2.000 ha. Sementara itu, penjualan 1Q10 naik 80% menjadi Rp545 miliar. (Investor/nlt)
 
Earning Watch
Þ        BLTA: Rugi Bersih 2009 Sebesar $ 285,88 Juta VS Laba Bersih $ 218,36 Juta
 
Technical Picks
Þ        BKDP (140) - Trading Buy
Þ        BBNI (2350) – Sell
Þ        BBCA ( 5850) – Trading Buy
Þ        ELSA (590) - Trading Buy
 
[DISCLAIMER : ON]
 
Market Flash
Dow Jones: Pasar saham US mengalami kenaikan setelah optimisme jumlah pendapatan dan pertumbuhan ekonomi menutupi peningkatan angka pengangguran yang berada di luar perkiraan. Intel Corp., Caterpillar Inc dan General Electric Co. membantu Dow Jones Indusrtial Average menguat setelah Federal Reserve melaporkan bahwa produksi pabrik naik 0.9% selama bulan Februari dan data regional menyebutkan bahwa akan ada penerusan peningkatan untuk bulan ini. United Parcel Service Inc. (+5.3%) setelah menikkan estimasi pendapatannya. Indeks Standard & Poor's 500 (+0.1%) ke 1,211.67. Dow Jones Industrial Average (+0.2%) ke 11,144.57.
 Regional Pagi: Saham-saham Jepang melemah untuk pertama kalinya dalam 3 hari seiring klaim pengangguran Amerika yang secara mengejutkan mengalami kenaikan. Hal tersebut meningkatkan kekhawatiran akan lambatnya pemulihan ekonomi AS. Sony Corp (-1.3%). Panasonic Corp (-1.3%). Komatsu Ltd (-0.5%) setelah negara menaikkan rasio down-payment pada sejumlah pembelian rumah. Nikkei 225 (-0.7%) 11,193 S&P/ASX 200 (-0.1%) 4,999 KOSPI (-0.23%) 1,739 STI (+0.2%) 3022
Commodity: Harga minyak kembali melemah, setelah pemerintah AS menyatakan klaim pengaguran naik 24,000 menjadi 484,000 pada minggu yang berakhir 10 April lalu. Produksi industri juga tumbuh dibawah ekspektasi, mengindikasikan permintaan bahan bakar akan melambat. Harga minya untuk pengiriman bulan Mei turun 26 sen (-0.3%) menjadi US$ 85.25 per barel. WTI Crude (-0.4%) $ 85.2/barrel Gold (-0.0%) USD 1,159/t oz CPO (+0.4%) RM 2,552/MT Coal (+3.8%) USD 98.3/MT Nickel (+3.1%) USD 27,225/MT Tin USD (+0.7) 18,970/MT

 
Economic & Industrial News
Automotive: Pasar Kendaraan Niaga Melonjak 70%
Sepanjang 3 bulan pertama tahun ini, pasar kendaraan niaga melonjak 70% menjadi 48.357 unit, terdongkrak oleh permintaan truk dan pick up yang naik signifikan seiring dengan bangkitnya sektor riil. Kenaikan tersebut menjadi pertanda bahwa aktivitas bisnis terus bergerak dan perekonomian tumbuh positif. (bisnis/uth)
 
Economic: Indonesia butuh investasi Rp1.998 triliun
Pemerintah memperhitungkan kebutuhan investasi pada 2010 sebesar Rp1998 triliun dengan sumber kontribusi terbesar diharapkan masuk dari investasi langsung sebesar 26,3% atau Rp527 triliun. Hal tersebut terungkap dalam dokumen Asumsi Makro dan RAPBN-P 2010 milik Kementerian Keuangan yang menjadi bahan pembahasan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR dan Bank Indonesia , tadi malam. Untuk investasi portofolio, pemerintah dalam dokumen tersebut menargetkan kapitalisasi modal hingga Rp286 triliun. Sementara dari sisi belanja modal pemerintah, diproyeksikan pada tahun ini hanya akan sebesar Rp218 triliun.(bisnis/yc)
 
Economic: DPR Minta Tax Ratio Ditingkatkan Jadi 13% PDB
Komisi XI DPR menilai rasio pajak (tax ratio) perlu ditingkatkan menjadi 13% product domestic bruto (PDB) pada tahun ini guna mendukung penciptaan pertumbuhan ekonomi 6,2% guna menjaga defisit anggaran tetap 2,1% PDB. Hal tersebut merupakan salah satu masukan para tenaga ahli Komisi XI DPR yang ditawarkan kepada pemerintah secara tertulis dalam rapat kerja, malam ini.Malam sebelumnya, Komisi XI DPR untuk sementara menyepakati revisi naik pertumbuhan ekonomi 2010, dari 5,5% menjadi 6,2%. (Bisnis/nlt)
 
Economic: Cari Rp 5 triliun, 4 seri SUN akan dilelang
Pemerintah kembali berencana menarik pembiayaan dari pasar domestik sebesar Rp5 triliun melalui pelelangan kembali empat seri surat utang negara (SUN) berdenominasi rupiah pada 20 April.Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, menyebutkan keempat seri surat utang negara (SUN) yang akan dilelang kembali adalah seri SPN20110407 (reopening), FR0027 (reopening), FR0040 (reopening) dan FR0047 (reopening). Seluruh seri SUN tersebut akan dilelang dengan nominal per unit sebesar Rp1 juta.(bisnis/yc)
 
Property: Harga Rumah Berpotensi Melonjak
Rencana pemerintah menghapus harga patokan rumah sederhana sehat (RSh) sebesar Rp 55 juta terkait dengan diberlakukannya fasilitas likuiditas justru akan membuat masyarakat makin tidak mampu untuk membeli rumah. Hal itu karena harga rumah kemungkinan besar akan melonjak. Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit mengatakan penghapusan patokan harga rumah tersebut sudah bisa membuktikan bahwa pemerintah telah mengendalikan pasar perumahan. (investor/uth)
 
Corporate news
ANTM: Anggarkan US$148,5 Juta Bangun PABRIK Smelter Bauksit
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalokasikan dana sedikitnya US$148,5 juta atau sekitar Rp1,34 triliun untuk membangun pabrik pengolahan bauksit di Mempawah, Kalimantan Barat. Untuk menggarap pabrik dengan investasi US$900 juta itu, Antam akan membentuk perusahaan patungan dengan Hanzhou Jinjian Group. (Investor/nlt)
 
CPRO: Perbankan Menghentikan Kredit
Kegagalan panen PT Central Proteinema Tbk (CPRO) bukan hanya berpotensi gagal bayar obligasi, tapi juga terhentinya aliran kredit untuk modal kerja anak usaha. Dua anak usaha CPRO, PT Aruna Wijaya Sakti dan PT Wachyuni Mandira, memiliki perjanjian pinjaman dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Nilai pinjaman yang disetujui maksimal Rp1,05 triliun dengan sifat revolving (berkelanjutan). Pinjaman untuk modal kerja dan investasi yang semestinya berkelanjutan itu terancam dihentikan karena prospek kinerja CPRO yang belum pasti akibat gagal panen. Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku terus memantau perkembangan kinerja CPRO yang mencatat rugi bersih hingga Rp217,17 miliar selama 2009. (Okezone/nlt)
 
FREN: Utang Mobile-8 Diubah ke Saham
PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) mengajukan rencana konversi utang sebesar Rp209,05 M menjadi saham baru dari total utang usaha perseroan senilai Rp267,68 M, sedangkan sisanya akan dibayar secara kontan. Corporate Secretary Mobile-8 menyatakan jika rencana ini disetujui para kreditur, perseroan akan menerbitkan 4,15 M saham seri B dengan harga pelaksanaan konversi saham sebesar Rp50,40 per saham dan nilai nominal Rp50 per saham.(bisnis/yc)
 
BKSL: Sentul City Bangun Wisata Noah's Ark
PT Sentul City Tbk (BKSL) akan mengembangkan kawasan wisata dan hiburan Noah's Ark di kawasan real estate Sentul City , Bogor , Jawa Barat, Agustus 2010 mendatang. Perseroan menganggarkan dana investasi sebesar Rp 80 miliar untuk pengembangan itu. (investor/uth)
 
JPRS: Cetak Lonjakan Laba Bersih 15.089%
Produsen baja PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) mencetak lonjakan laba bersih 15.089,38% dari Rp78,54 juta pada akhir Maret 2009 menjadi Rp11,93 miliar pada triwulan I 2010. Perusahaan itu mencetak laba usaha Rp16,09 miliar pada akhir Maret 2010 dibandingkan dengan rugi usaha Rp5,22 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan bersih Jaya Pari Steel melonjak 112,49% dari Rp41,16 miliar pada 3 bulan pertama tahun lalu menjadi Rp87,46 miliar pada periode yang sama tahun ini. (Bisnis/nlt)
 
BEKS: Ingin Batalkan Rights Issue
PT Bank Eksekutif Internasional Tbk berencana membatalkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) senilai Rp8,5 miliar. Padahal aksi korporasi tersebut telah mendapatkan persetujuan pemegang saham perseroan. Aksi korporasi itu awalnya menjadi salah satu rencana perseroan setelah memutuskan untuk memperbaiki pemodalan setelah memutuskan untuk melakukan penawaran umum terbatas (PUT/rights issue). Rights issue yang direncanakan itu senilai Rp300-500 miliar. (Bisnis/nlt)
 
GDST: Gunawan Dianjaya Catat Laba Rp 40 Miliar
PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk, produsen pelat baja yang berbasis di Surabaya , mencatatkan laba bersih Rp 40,40 miliar pada 1Q10, tumbuh 133% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang rugi bersih Rp 122,41 miliar. Peningkatan laba tersebut ditopang oleh selisih kurs sebesar Rp 11,86 miliar serta penurunan beban bunga menjadi Rp 1,70 miliar dibandingkan dengan 1Q09 yang menanggung beban bunga Rp 4,12 miliar. (bisnis/uth)
 
PTRO: Raih Pinjaman $140 Juta
PT Petrosea Tbk (PTRO), anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), mendapatkan pinjaman hingga senilai US$140 juta. Dana tersebut merupakan pengalihan dari hasil obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan terafiliasinya, Indo Integrated Energu II BV ( Indo II BV ). (Investor/nlt)
 
LPCK: Go Green Dorong Penjualan Lippo Cikarang
Penerapan program Go Green di perumahan Lippo Cikarang terbukti meningkatkan bisnis penjualan properti di kawasan tersebut. Sejak penerapan Go Green pada 2008, penjualan 2009 meningkat hingga 28%. Oleh karena perusahaan menargetkan penjualan 2010 kembali naik minimal sekitar 30% menjadi Rp 600 miliar. (investor/uth)
 
Earning Watch
BLTA: Rugi Bersih 2009 Sebesar $ 285,88 Juta VS Laba Bersih $ 218,36 Juta
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) mencatatkan rugi bersih sebesar $ 285,88 juta pada 2009, dari laba bersih sebesar $ 218,36 juta pada 2008. Pendapatan perusahaan merosot menjadi $ 618,35 juta dari $ 723,68 juta pada tahun sebelumnya. (dowjones/uth) 
eTrading’s Market Flash  
Þ        US : Dow Jones Industrial Average +0.2%
News Highlight   
Economic & Industrial News  
Þ        Automotive: Pasar Kendaraan Niaga Melonjak 70%
Þ        Economic: Indonesia butuh investasi Rp1.998 triliun
Þ        Economic: DPR Minta Tax Ratio Ditingkatkan Jadi 13% PDB
Þ        Economic: Cari Rp 5 triliun, 4 seri SUN akan dilelang
Þ        Property: Harga Rumah Berpotensi Melonjak
Corporate News
Þ        ANTM: Anggarkan US$148,5 Juta Bangun Pabrik Smelter Bauksit
Þ        CPRO: Perbankan Menghentikan Kredit
Þ        FREN: Utang Mobile-8 Diubah ke Saham
Þ        BKSL: Sentul City Bangun Wisata Noah's Ark
Þ        JPRS: Cetak Lonjakan Laba Bersih 15.089%
Þ        BEKS: Ingin Batalkan Rights Issue
Þ        GDST: Gunawan Dianjaya Catat Laba Rp 40 Miliar
Þ        PTRO: Raih Pinjaman $140 Juta
Þ        LPCK: Go Green Dorong Penjualan Lippo Cikarang
Rumours
Þ        Saham PT Triwira InsanLestari Tbk (TRIL) diisukan akan digoreng bandar ke level Rp200 dalam waktu dekat. Perseroan dikabarkan akan mengakusisi blok migas di Sumatera. Selain itu, investor asing juga dirumorkan ingin menambah kepemilikan saham Triwira. (Investor/nlt)
Þ        PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dirumorkan akan menerbitkan obligasi global senilai US$500 juta. Perseroan kini memasuki pengembangan tahap II lahan seluas 2.000 ha. Sementara itu, penjualan 1Q10 naik 80% menjadi Rp545 miliar. (Investor/nlt)
 
Earning Watch
Þ        BLTA: Rugi Bersih 2009 Sebesar $ 285,88 Juta VS Laba Bersih $ 218,36 Juta
 
Technical Picks
Þ        BKDP (140) - Trading Buy
Þ        BBNI (2350) – Sell
Þ        BBCA ( 5850) – Trading Buy
Þ        ELSA (590) - Trading Buy
 
 
Market Flash
Dow Jones: Pasar saham US mengalami kenaikan setelah optimisme jumlah pendapatan dan pertumbuhan ekonomi menutupi peningkatan angka pengangguran yang berada di luar perkiraan. Intel Corp., Caterpillar Inc dan General Electric Co. membantu Dow Jones Indusrtial Average menguat setelah Federal Reserve melaporkan bahwa produksi pabrik naik 0.9% selama bulan Februari dan data regional menyebutkan bahwa akan ada penerusan peningkatan untuk bulan ini. United Parcel Service Inc. (+5.3%) setelah menikkan estimasi pendapatannya. Indeks Standard & Poor's 500 (+0.1%) ke 1,211.67. Dow Jones Industrial Average (+0.2%) ke 11,144.57.
 Regional Pagi: Saham-saham Jepang melemah untuk pertama kalinya dalam 3 hari seiring klaim pengangguran Amerika yang secara mengejutkan mengalami kenaikan. Hal tersebut meningkatkan kekhawatiran akan lambatnya pemulihan ekonomi AS. Sony Corp (-1.3%). Panasonic Corp (-1.3%). Komatsu Ltd (-0.5%) setelah negara menaikkan rasio down-payment pada sejumlah pembelian rumah. Nikkei 225 (-0.7%) 11,193 S&P/ASX 200 (-0.1%) 4,999 KOSPI (-0.23%) 1,739 STI (+0.2%) 3022
Commodity: Harga minyak kembali melemah, setelah pemerintah AS menyatakan klaim pengaguran naik 24,000 menjadi 484,000 pada minggu yang berakhir 10 April lalu. Produksi industri juga tumbuh dibawah ekspektasi, mengindikasikan permintaan bahan bakar akan melambat. Harga minya untuk pengiriman bulan Mei turun 26 sen (-0.3%) menjadi US$ 85.25 per barel. WTI Crude (-0.4%) $ 85.2/barrel Gold (-0.0%) USD 1,159/t oz CPO (+0.4%) RM 2,552/MT Coal (+3.8%) USD 98.3/MT Nickel (+3.1%) USD 27,225/MT Tin USD (+0.7) 18,970/MT
Research Team
 
Economic & Industrial News
Automotive: Pasar Kendaraan Niaga Melonjak 70%
Sepanjang 3 bulan pertama tahun ini, pasar kendaraan niaga melonjak 70% menjadi 48.357 unit, terdongkrak oleh permintaan truk dan pick up yang naik signifikan seiring dengan bangkitnya sektor riil. Kenaikan tersebut menjadi pertanda bahwa aktivitas bisnis terus bergerak dan perekonomian tumbuh positif. (bisnis/uth)
 
Economic: Indonesia butuh investasi Rp1.998 triliun
Pemerintah memperhitungkan kebutuhan investasi pada 2010 sebesar Rp1998 triliun dengan sumber kontribusi terbesar diharapkan masuk dari investasi langsung sebesar 26,3% atau Rp527 triliun. Hal tersebut terungkap dalam dokumen Asumsi Makro dan RAPBN-P 2010 milik Kementerian Keuangan yang menjadi bahan pembahasan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR dan Bank Indonesia , tadi malam. Untuk investasi portofolio, pemerintah dalam dokumen tersebut menargetkan kapitalisasi modal hingga Rp286 triliun. Sementara dari sisi belanja modal pemerintah, diproyeksikan pada tahun ini hanya akan sebesar Rp218 triliun.(bisnis/yc)
 
Economic: DPR Minta Tax Ratio Ditingkatkan Jadi 13% PDB
Komisi XI DPR menilai rasio pajak (tax ratio) perlu ditingkatkan menjadi 13% product domestic bruto (PDB) pada tahun ini guna mendukung penciptaan pertumbuhan ekonomi 6,2% guna menjaga defisit anggaran tetap 2,1% PDB. Hal tersebut merupakan salah satu masukan para tenaga ahli Komisi XI DPR yang ditawarkan kepada pemerintah secara tertulis dalam rapat kerja, malam ini.Malam sebelumnya, Komisi XI DPR untuk sementara menyepakati revisi naik pertumbuhan ekonomi 2010, dari 5,5% menjadi 6,2%. (Bisnis/nlt)
 
Economic: Cari Rp 5 triliun, 4 seri SUN akan dilelang
Pemerintah kembali berencana menarik pembiayaan dari pasar domestik sebesar Rp5 triliun melalui pelelangan kembali empat seri surat utang negara (SUN) berdenominasi rupiah pada 20 April.Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, menyebutkan keempat seri surat utang negara (SUN) yang akan dilelang kembali adalah seri SPN20110407 (reopening), FR0027 (reopening), FR0040 (reopening) dan FR0047 (reopening). Seluruh seri SUN tersebut akan dilelang dengan nominal per unit sebesar Rp1 juta.(bisnis/yc)
 
Property: Harga Rumah Berpotensi Melonjak
Rencana pemerintah menghapus harga patokan rumah sederhana sehat (RSh) sebesar Rp 55 juta terkait dengan diberlakukannya fasilitas likuiditas justru akan membuat masyarakat makin tidak mampu untuk membeli rumah. Hal itu karena harga rumah kemungkinan besar akan melonjak. Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit mengatakan penghapusan patokan harga rumah tersebut sudah bisa membuktikan bahwa pemerintah telah mengendalikan pasar perumahan. (investor/uth)
 
Corporate news
ANTM: Anggarkan US$148,5 Juta Bangun PABRIK Smelter Bauksit
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalokasikan dana sedikitnya US$148,5 juta atau sekitar Rp1,34 triliun untuk membangun pabrik pengolahan bauksit di Mempawah, Kalimantan Barat. Untuk menggarap pabrik dengan investasi US$900 juta itu, Antam akan membentuk perusahaan patungan dengan Hanzhou Jinjian Group. (Investor/nlt)
 
CPRO: Perbankan Menghentikan Kredit
Kegagalan panen PT Central Proteinema Tbk (CPRO) bukan hanya berpotensi gagal bayar obligasi, tapi juga terhentinya aliran kredit untuk modal kerja anak usaha. Dua anak usaha CPRO, PT Aruna Wijaya Sakti dan PT Wachyuni Mandira, memiliki perjanjian pinjaman dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Nilai pinjaman yang disetujui maksimal Rp1,05 triliun dengan sifat revolving (berkelanjutan). Pinjaman untuk modal kerja dan investasi yang semestinya berkelanjutan itu terancam dihentikan karena prospek kinerja CPRO yang belum pasti akibat gagal panen. Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku terus memantau perkembangan kinerja CPRO yang mencatat rugi bersih hingga Rp217,17 miliar selama 2009. (Okezone/nlt)
 
FREN: Utang Mobile-8 Diubah ke Saham
PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) mengajukan rencana konversi utang sebesar Rp209,05 M menjadi saham baru dari total utang usaha perseroan senilai Rp267,68 M, sedangkan sisanya akan dibayar secara kontan. Corporate Secretary Mobile-8 menyatakan jika rencana ini disetujui para kreditur, perseroan akan menerbitkan 4,15 M saham seri B dengan harga pelaksanaan konversi saham sebesar Rp50,40 per saham dan nilai nominal Rp50 per saham.(bisnis/yc)
 
BKSL: Sentul City Bangun Wisata Noah's Ark
PT Sentul City Tbk (BKSL) akan mengembangkan kawasan wisata dan hiburan Noah's Ark di kawasan real estate Sentul City , Bogor , Jawa Barat, Agustus 2010 mendatang. Perseroan menganggarkan dana investasi sebesar Rp 80 miliar untuk pengembangan itu. (investor/uth)
 
JPRS: Cetak Lonjakan Laba Bersih 15.089%
Produsen baja PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) mencetak lonjakan laba bersih 15.089,38% dari Rp78,54 juta pada akhir Maret 2009 menjadi Rp11,93 miliar pada triwulan I 2010. Perusahaan itu mencetak laba usaha Rp16,09 miliar pada akhir Maret 2010 dibandingkan dengan rugi usaha Rp5,22 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan bersih Jaya Pari Steel melonjak 112,49% dari Rp41,16 miliar pada 3 bulan pertama tahun lalu menjadi Rp87,46 miliar pada periode yang sama tahun ini. (Bisnis/nlt)
 
BEKS: Ingin Batalkan Rights Issue
PT Bank Eksekutif Internasional Tbk berencana membatalkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) senilai Rp8,5 miliar. Padahal aksi korporasi tersebut telah mendapatkan persetujuan pemegang saham perseroan. Aksi korporasi itu awalnya menjadi salah satu rencana perseroan setelah memutuskan untuk memperbaiki pemodalan setelah memutuskan untuk melakukan penawaran umum terbatas (PUT/rights issue). Rights issue yang direncanakan itu senilai Rp300-500 miliar. (Bisnis/nlt)
 
GDST: Gunawan Dianjaya Catat Laba Rp 40 Miliar
PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk, produsen pelat baja yang berbasis di Surabaya , mencatatkan laba bersih Rp 40,40 miliar pada 1Q10, tumbuh 133% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang rugi bersih Rp 122,41 miliar. Peningkatan laba tersebut ditopang oleh selisih kurs sebesar Rp 11,86 miliar serta penurunan beban bunga menjadi Rp 1,70 miliar dibandingkan dengan 1Q09 yang menanggung beban bunga Rp 4,12 miliar. (bisnis/uth)
 
PTRO: Raih Pinjaman $140 Juta
PT Petrosea Tbk (PTRO), anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), mendapatkan pinjaman hingga senilai US$140 juta. Dana tersebut merupakan pengalihan dari hasil obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan terafiliasinya, Indo Integrated Energu II BV ( Indo II BV ). (Investor/nlt)
 
LPCK: Go Green Dorong Penjualan Lippo Cikarang
Penerapan program Go Green di perumahan Lippo Cikarang terbukti meningkatkan bisnis penjualan properti di kawasan tersebut. Sejak penerapan Go Green pada 2008, penjualan 2009 meningkat hingga 28%. Oleh karena perusahaan menargetkan penjualan 2010 kembali naik minimal sekitar 30% menjadi Rp 600 miliar. (investor/uth)
 
Earning Watch
BLTA: Rugi Bersih 2009 Sebesar $ 285,88 Juta VS Laba Bersih $ 218,36 Juta
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) mencatatkan rugi bersih sebesar $ 285,88 juta pada 2009, dari laba bersih sebesar $ 218,36 juta pada 2008. Pendapatan perusahaan merosot menjadi $ 618,35 juta dari $ 723,68 juta pada tahun sebelumnya. (dowjones/uth)


~eTrading Research~ 

1 komentar:

Bunglon Blog mengatakan...

hellow...this is my first visit here
your first name just like my name, greeting friendship
nice blog my friend
succesful!